Tegur Sapa

Cerita Gue

“Dari beberapa lelaki yang menidurimu, mengapa kau memilih aku sebagai ayah anak ini?”

“Entahlah, aku hanya merasa bahwa kaulah yang berhak atas tanggung jawab ini.”

Mereka berdua terdiam, Rudi Kempot dan Mariyam. Sepanjang petang mereka membicarakan perkara siapa ayah dari calon anak yang dikandung Mariyam. Calon anak yang bahkan tidak memiliki masa depan.

“Anak celaka!” Rudi Kempot mengumpat.

“Prasangka seorang ibu tidak pernah keliru, Kang.” Mariyam mengelus-elus perutnya yang belum terlihat buncit.

Iklan

Lelaki Berwajah Gelap Itu?

Cerita Gue

Ada saatnya aku berhenti mengejarmu, Hans. Yaitu disaat kamu tidak ingin menangkapku lagi. Sesungguhnya, bukan aku tidak ingin mengejarmu, hanya saja aku selalu takut berlari tanpamu, aku takut ketika aku terjatuh kamu tidak ada untuk mengulurkan tanganmu dan membantuku bangkit. Aku juga terlalu takut berjuang untukmu. Karena secara tidak langsung kamu telah memastikan bahwa aku hanya akan berjuang sendirian. Itu karena kamu menghilang.