Perempuan Penanti

Cerita Gue

Aku masih belum familiar dengan kebiasaan Nenek, karena semenjak dilahirkan aku dibawa Ayah untuk tinggal di kota bersama keluarganya di sana. Sementara Ibu, hidup bersama Nenek di sebuah desa terpencil selama hidupnya. Sekarang usiaku sudah 25 tahun, dan aku baru saja kembali ke desa yang jauh dari keramaian dan hiruk pikuk kota Jakarta karena suatu hal, ‘ingin menyendiri’. Desa Pondoh, desa terpencil yang jarak dari rumah ke rumahnya berkisar satu ladang. Keberadaan kota dan desa ini di pisahkan oleh Situ yang panjang dan lebar yang berpengaruh langsung sebagai sumber kehidupan warga desa tersebut, warga setempat menyebutnya Situ Cipondoh.

Iklan

Jangan Jatuh Cinta Dulu

Cerita Gue

Belum bisa…

Aku masih belum bisa membuka hati.

Mungkin akan lama…

Atau mungkin, akan sangat lama.

Aku tidak tahu.

Kata-kata itu terucap begitu saja dari mulutmu. Aku tidak tahu harus berkata apa?

Tidak perlu terburu-buru membuka hati. Aku mengerti apa yang kamu rasakan sekarang. Aku akan menunggumu. Jadi kamu tidak usah khawatir tidak ada yang menyayangimu. Lagi pula selama ini bukankah aku selalu menunggumu? Ingin sekali aku mengucapkan kalimat seperti itu padamu, tapi sayangnya, aku tetap tidak bisa berkata apa-apa saat ini. Kamu di hadapanku, dan kamu sedang patah hati. Malam ini aku hanya ingin menghiburmu. Jadi, aku akan bertingkah sedikit agak konyol.