Aku Adalah…

Cerita Gue

Vendra, lelaki itu tengah meringkuk kedinginan di depan sebuah ruko yang belum dihuni. Sekujur tubuhnya menggigil karena seluruh pakaiannya basah akibat hujan. Memang, malam itu hujan sudah berhenti. Akan tetapi Vendra enggan pulang. Vendra tidak tahu harus pulang ke mana? Ia hanya lelaki perantau yang berniat mengadu nasib di Jakarta, selain itu, ia juga tak punya teman ataupun sanak saudara di kota ini.

Vendra mengatupkan kedua kelopak matanya secara perlahan, ia merasakan ada sebuah kehangatan menyelimuti tubuhnya yang basah, seumpama dekapan seorang Ibu yang sangat ia rindukan di kampung halamannya. Vendra semakin menutup matanya rapat-rapat dan menekuk tubuhnya kuat-kuat.

“Kamu tidak pulang, Nak?”

Iklan

Seseorang

Cerita Gue

1

Matahari merah ranum, pertanda akan segera jatuh.

Sayangnya, pada saat itu,

Aku belum mengerti bahwa cinta bisa tenggelam,

Kemudian mati.

.

Ini sungguh tidak benar,

Perasaan ini!

.

Kupikir, ada yang salah dengan kita!

Bukankah kita tidak bisa menempatkan dua cinta pada satu hati yang sama?

Apakah kita harus menyingkirkan salah satunya? Supaya muat?

Tentu!