BALADA SI PEMUDAH JATUH CINTA

Cerita Gue, Fiksi

Cinta. Semua orang pasti pernah jatuh cinta, pernah patah cinta dan pernah nangisin cinta. Ini bukan soal seberapa cengengnya kita nangisin cinta! Tapi ini tentang gue yang hampir setiap bulan jatuh cinta dan setiap bulan itulah gue ditolak cewek yang gue taksir.

Gue sebagai cowok yang gampang jatuh cinta sejatinya masih ingat ketika ditolak empat cewek di tiga bulan terakhir.

Bulan pertama, berawal dari ke sukaan gue kepada seorang gadis Hijabret, namanya Isti. Dia termasuk dalam deretan cewek popular di sekolah gue. Pernah sekali ketika kita papasan dijalan gue berjalan nunduk karena gak berani liat mukanya dan akhirnya jidat gue nabrak tiang lampu (kepala gue bocor). Tapi itu adalah salah satu hal terindah dalam hidup gue.

Singkat cerita gue mampu mencuri perhatiannya, dua minggu gue gencatan senjata.
Gue rasa ini moment yang pas, dan gue langsung utarakan maksud gue ngedeketin dia belakangan ini. “Gue cinta elo!” kata gue dalam layanan WhatsApp. Gue gak nyangka kalau ini bakal jadi moment dimana pertama kalinya gue di terima sama cewek cakep. “Gue juga cinta, kita jalanin dulu ya,” kalimat yang untuk sesaat mampu menerbangkan gue setinggi kahyangan, menembus angkasa, meraih bintang-bintang (pulang-pulang di sangka Alien), sebelum gue mengerti arti sesungguhnya dari kalimat itu.

Di minggu terakhir, gue mendapat perlakuan tidak adil ketika kontak bbm gue di delete tanpa persetujuan. Setelah gue selidiki ternyata Isti lebih memilih ninggalin gue dan pergi begitu saja karena dia lebih nyaman jalan-jalan dengan kakak senior gue, akhirnya mereka jadian. Sempak! Gue coret dia dari album kisah cinta gue.

Bulan kedua giliran Sasya yang nolak gue dengan alasan ‘Kamu terlalu baik buat Aku, kita temenan aja.’ Apa salahnya jadi orang baik? Emangnya cewek gak suka sama cowok baik? Gak masuk logika! Ketika gue jadi penjahat, gue malah di hakimi massa. Tapi, sialnya beberapa hari kemudian gue ngeliat dia jalan sama cowok dengan bentuk kumis menyerupai sisir yang biasa digunakan buat nyari kutu. Sasya! Gue coret.

Satu bulan berikutnya, Rahmi. Seorang gadis dengan bola mata yang indah dan bibir mungil merah merona (kayak permen yupi). Tiga kali gue melontarkan jimat ‘Gue sayang lo, mau gak jadi pacar gue?’ Dan mungkin hanya Rahmi yang memiliki cara paling elegan untuk nolak cinta gue.

Waktu itu, gue telepon dia dan langsung minta dia untuk jadi pacar gue, dan… Gue juga masih inget kalau waktu itu yang ngejawab telepon gue adalah Mas-mas dengan suara persis kayak Doraemon. Belakangan gue tahu itu adalah pacarnya Rahmi, dan mereka sudah pacaran hampir delapan tahun. Prok.. Prokk.. Prookk!!! Rahmi, Gue Coret ret… ret… reeeettt…

Masih di bulan yang sama gue sudah menangkap manisnya cinta dari Endah. Sahabat yang selalu ngebantu gue ngerjain tugas kuliah, hanya selama ini Gue mengabaikannya. Kenapa selalu begitu? Jatuh cinta dengan Sahabat sendiri. Tidak perlu waktu lama bagi gue untuk mempersiapkan amunisi-amunisi cinta gue.

Di saat gue siap untuk bertempur, tapi dia udah nolak gue duluan, katanya ‘Maaf, kita udah lama sahabatan, gak enak kalau pacaran, nanti bisa putusan, pasti kita berantem.’ Gue kecewa dengan Endah.

Setelah perjalan cinta gue yang begitu hina dan penuh penolakan di mana-mana, akhirnya gue dapat menyimpulkan semua kisah yang telah terjadi.

Kesimpulan dari semua kisah cinta gue yang selalu tersuckitty (tersakiti):

1. Cewek itu gak bisa kosong, maksudnya selalu ada seseorang di belakang kita yang sedang PDKT-in dia, artinya gak cuma kita yang deketin dia. Gue anggap cowok-cowok udah ngerti.

2. Sebaiknya jangan menyukai cewek populer kecuali kita juga populer, ya kali cewek cakep mao sama cowok culun kayak elo. Iya elo! Gak nyadar.

3. Jangan terpancing kalimat “kita jalani dulu ya,” karena siapapun dia, cowok atau cewek kalau sudah bilang begitu pasti bakal belok. Awalnya lo jalan berdua, tapi pas sampe pertigaan dia malah belok sendirian. Elo ditinggalin. Harusnya “kita jalanin bersama, apapun yang terjadi.”

4. Kalau lo pernah di bilang terlalu baik. Bersyukurlah, karena jadi baik itu susah. Berusaha untuk selalu jadi lebih baik dijamin lo bakal dapet yang lebih baik.

5. Jangan pernah bilang sayang, apa lagi sebanyak tiga kali kalau lo belum tau jelas hubungan dia sebelumnya sudah berakhir atau belum. Jomblo atau pacar orang. Duda atau janda. Ini penting. Jangan kayak gue!

6. Yang terakhir adalah jangan jatuh cinta kepada sahabat, tapi berilah cinta untuk sahabat. Terutama yang seperti Endah.

Endah adalah satu hal terindah yang pernah gue jumpai. Bagi gue, sahabat hanya ada satu di dunia. Seperti saat ini, gue sempat kesal sama Endah karena udah nolak gue jadi pacarnya, tapi kemudian gue sadar, sahabat memang selalu jadi cinta, tapi hanya sekedar cinta tulus dari seorang sahabat, tanpa embel-embel apapun. Untungnya dia masih mau nerima gue sebagai sehabatnya. Endah sempat gue coret, tapi gue tipe-x dan gue tulis ulang sebagai seorang sahabat.

END

Iklan

3 pemikiran pada “BALADA SI PEMUDAH JATUH CINTA

  1. nice post! tapi tetep ya intinya.. biarkan cinta masuk ke dalam hati kamu. nikmati itu dan bersyukur atas kehadirannya. jangan pernah takut 😉

  2. Reblogged this on Pijar Rizky Adhitya and commented:

    Setelah perjalan cinta gue yang begitu hina dan penuh penolakan di mana-mana, akhirnya gue dapat menyimpulkan semua kisah yang telah terjadi.

    Kesimpulan dari semua kisah cinta gue yang selalu tersuckitty (tersakiti):

    1. Cewek itu gak bisa kosong, maksudnya selalu ada seseorang di belakang kita yang sedang PDKT-in dia, artinya gak cuma kita yang deketin dia. Gue anggap cowok-cowok udah ngerti.

    2. Sebaiknya jangan menyukai cewek populer kecuali kita juga populer, ya kali cewek cakep mao sama cowok culun kayak elo. Iya elo! Gak nyadar.

    3. Jangan terpancing kalimat “kita jalani dulu ya,” karena siapapun dia, cowok atau cewek kalau sudah bilang begitu pasti bakal belok. Awalnya lo jalan berdua, tapi pas sampe pertigaan (baca postingannya yaaa)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s